Cabai dan Beras Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Tengah September 2026 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah

Layanan Online Data BPS silakan melalui e-mail : [email protected], Whatsapp (chat only) : 0815 6770 1212, dan silastik.bps.go.id

Anda bisa menyampaikan pengaduan layanan kepada kami disini atau  mengakses Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) disini

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pelayanan kami kepada Anda mohon mengisi Survei Kebutuhan Data (SKD) 2026 melalui tautan : https://skd.bps.go.id/skd/s/3300

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Cabai dan Beras Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Tengah September 2026

Cabai dan Beras Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Tengah September 2026

Cabai dan Beras Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Tengah September 2026

1 Oktober 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya


Berita Versi Audio

Semarang, jateng.bps.go.id - Pada bulan September 2026, Provinsi Jawa Tengah mengalami inflasi m-to-m sebesar 0,31%, inflasi y-on-y sebesar 3,18% dan inflasi y-to-d sebesar 2,06%. Penyumbang utama inflasi September 2026 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,26%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini antara lain cabai rawit, beras, daging ayam ras, cabai merah, dan telur ayam ras. Penyumbang utama inflasi September 2026 secara y-on-y adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 1,13% adalah beras.

NTP September 2026 sebesar 120,83 atau naik 1,67 persen dibanding NTP Agustus 2026 sebesar 118,84. Kenaikan angka NTP pada September 2026 disebabkan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,02 persen lebih cepat dibanding kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,34 persen.  NTUP September 2026 sebesar 125,46 naik 1,89 persen dibanding Agustus 2026 sebesar 123,13.

Secara YoY, Pada Agustus 2026, nilai ekspor mencapai 1,24  milyar US$, atau naik 13,8% dibandingkan Agustus 2025. Nilai ekspor kumulatif  Jawa Tengah pada Januari-Agustus 2026 mencapai 9,85 Milyar US$ atau meningkat sebesar 21,44 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025. NIlai impor pada Agustus 2026 mencapai 1,58 milyar US$ atau naik 23,79 persen dibandingkan Agustus 2025. Neraca perdagangan total Jawa Tengah secara kumulatif (Januari – Agustus 2026) mengalami defisit sebesar US$1,96 Milyar, yang lebih dalam jika dibanding periode yang sama tahun 2025 yaitu sebesar US$1,24 milyar.

Pada Agustus 2026, perjalanan wisatawan nusantara yang datang ke Jawa Tengah mencapai 13,79 juta perjalanan, turun sebesar 4,16 persen bila dibandingkan Juli (m-to-m), namun naik 25,80 persen dibandingkan bulan Agustus 2025 (y-on-y). TPK hotel di Jateng Agustus 2026 sebesar 34,57% mengalami penurunan 1,26 poin dibandingkan bulan Juli lalu, namun secara y-on-y naik sebesar 2,49 poin.

Terjadi peningkatan penumpang angkutan udara domestik untuk keberangkatan sebesar 4,41% begitu pula untuk kedatangan, juga mengalami peningkatan sebesar 8,59 % jika dibandingkan bulan Juli 2026. Terjadi penurunan jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara internasional sebesar 3,32% penumpang dari 6.845 penumpang menjadi 6.618 penumpang. Hal ini disebabkan sudah berakhirnya masa libur sekolah
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah (BPS-Statistics Jawa Tengah Province)Jl.Pahlawan No. 6 Telp. 024 - 8412802

8412804

8412805 Fax. 024 - 8311195 e-mail : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik