Semarang, jateng.bps.go.id – BPS Provinsi Jawa Tengah memperkuat komitmen pengembangan Pojok Statistik di perguruan tinggi melalui kegiatan Internalisasi Pojok Statistik Jawa Tengah 2026. Kegiatan yang digelar secara daring, 22 Oktober 2026 ini menjadi momentum untuk menyamakan arah pembinaan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pemanfaatan statistik di lingkungan akademik.
Dalam arahannya, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, menyebut ada sembilan Pojok Statistik di perguruan tinggi di Jawa Tengah saat ini. Keberadaan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan layanan statistik sekaligus memperkuat kolaborasi antara BPS dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi statistik.
“Pojok Statistik tidak cukup hanya hadir, tetapi harus terus hidup, aktif, dan memberi manfaat,” tegas Ali Said dalam arahannya.
Keterlibatan mahasiswa sebagai Agen Statistik menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan literasi statistik. Agen Statistik Jawa Tengah telah menghasilkan 596 infografis dan 123 videografis serta mengirimkan 11 peserta dalam Statistics Data Camp 2026 yang diselenggarakan BPS RI. Salah satu Agen Statistik dari Tel-U Purwokerto berhasil masuk 10 besar. Capaian ini menjadi dorongan bagi BPS untuk terus mendampingi mahasiswa dalam menyajikan dan menyebarluaskan informasi statistik secara kreatif dan mudah dipahami.
Kegiatan Internalisasi Pojok Statistik Jawa Tengah 2026 juga menghadirkan Stefanie Intan Christienova dari Direktorat Diseminasi, Pemberdayaan, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik BPS RI untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan Pojok Statistik.
Melalui kegiatan ini, BPS Provinsi Jawa Tengah berharap sinergi antara tim pembina dan perguruan tinggi semakin kuat sehingga Pojok Statistik dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi yang produktif, memperluas pemahaman mahasiswa terhadap data, serta meningkatkan pemanfaatan statistik untuk mendukung kegiatan akademik dan pembangunan.