Semarang, jateng.bps.go.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah membuka Pelatihan Instruktur Daerah (Inda) Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026 secara daring pada Senin, 6 Juli 2026. Pelatihan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan instruktur yang akan mengawal pelaksanaan Sakernas di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, sehingga mampu menghasilkan data ketenagakerjaan yang berkualitas.
Sebanyak 118 calon Inda dari BPS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah mengikuti pelatihan ini. Para peserta akan dibekali pemahaman mengenai konsep, definisi, metodologi, serta tata cara pelaksanaan Sakernas sebagai bekal untuk melatih petugas di wilayah kerja masing-masing.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ali Said, M.A. Dalam arahannya, Ali Said menegaskan bahwa pelaksanaan Sakernas Agustus 2026 menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Selain peningkatan jumlah sampel untuk menghasilkan estimasi hingga tingkat kabupaten/kota, pelaksanaan Sakernas juga berlangsung beriringan dengan Sensus Ekonomi 2026.
Meski dihadapkan pada dua agenda statistik berskala nasional yang berlangsung dalam waktu bersamaan, Ali Said optimistis seluruh jajaran BPS di Jawa Tengah mampu melaksanakannya dengan baik. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memahami setiap materi yang disampaikan agar dapat menjadi instruktur yang kompeten saat memberikan pelatihan kepada petugas lapangan. Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat ditentukan oleh kualitas pemahaman petugas terhadap konsep dan tata cara pencacahan. Oleh karena itu, peran Inda menjadi sangat strategis dalam memastikan materi pelatihan tersampaikan secara utuh dan seragam kepada seluruh petugas lapangan.
Pelatihan ini diampu oleh enam Instruktur Nasional (Innas) yang sebelumnya telah mengikuti Pelatihan Innas Sakernas Agustus 2026, yaitu Erli Widhi Astuti, Meryanti Sri Wulandari, Eva Dian Widyastutie, Asna Mega Prabandari, Linggar Farah Hesti, dan Muhammad Hanief. Keenam instruktur tersebut akan menyampaikan materi konseptual maupun teknis, sekaligus berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pelaksanaan Sakernas agar para calon Inda memiliki pemahaman yang seragam dan komprehensif.
Pelatihan Inda Sakernas Agustus 2026 ini diharapkan dapat menghasilkan instruktur yang profesional, kompeten, dan mampu mengawal pelaksanaan survei sesuai standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, data ketenagakerjaan yang dihasilkan tidak hanya akurat dan berkualitas, tetapi juga mampu memberikan gambaran kondisi ketenagakerjaan hingga tingkat kabupaten/kota sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.