Semarang, jateng.bps.go.id – Upaya memperkuat fondasi data ekonomi daerah terus dilakukan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna membahas dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Dalam kesempatan itu, Ali Said memaparkan maksud, tujuan, serta manfaat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sekaligus menjelaskan sejauh mana persiapan yang telah dilakukan BPS dalam menyongsong kegiatan pendataan ekonomi nasional tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis untuk memotret kondisi dan struktur perekonomian secara menyeluruh, khususnya sektor usaha nonpertanian. Data yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Dalam rangka memperluas jangkauan sosialisasi, BPS Provinsi Jawa Tengah juga berencana menggandeng jaringan Dinas Komunikasi Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah untuk mendukung penyebarluasan informasi mengenai Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh program BPS karena menyadari pentingnya data dalam proses pembangunan.
“Setiap perencanaan harus berbasis data. Karena itu kegiatan sensus seperti ini sangat penting untuk menyediakan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.
Sumarno juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap membantu proses publikasi dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Plt. Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Hanung Triyono serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo. Keduanya menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sesuai dengan peran dan tugas masing-masing.