Tahun Baru Diawali Dengan Deflasi, Jawa Tengah Catat Penurunan Harga 0,46 Persen Pada Januari 2025 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pelayanan kami kepada Anda mohon mengisi Survei Kebutuhan Data (SKD) 2026 melalui tautan : https://skd.bps.go.id/skd/s/3300

Anda bisa menyampaikan pengaduan layanan kepada kami disini atau  mengakses Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) disini

Layanan Online Data BPS silakan melalui e-mail : [email protected], Whatsapp (chat only) : 0815 6770 1212, dan silastik.bps.go.id

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Tahun Baru Diawali Dengan Deflasi, Jawa Tengah Catat Penurunan Harga 0,46 Persen Pada Januari 2025

Tahun Baru Diawali Dengan Deflasi, Jawa Tengah Catat Penurunan Harga 0,46 Persen Pada Januari 2025

Tahun Baru Diawali Dengan Deflasi, Jawa Tengah Catat Penurunan Harga 0,46 Persen Pada Januari 2025

3 Februari 2025 | Kegiatan Statistik


Berita Versi Audio


Semarang, jateng.bps.go.id - Memasuki awal tahun, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah merilis perkembangan empat indikator strategis daerah melalui Berita Resmi Statistik pada Senin, 3 Februari 2025. Rilis yang disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, ini digelar secara daring melalui kanal YouTube BPS Provinsi Jawa Tengah.

 

Dalam paparannya, Endang mengungkapkan bahwa Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,46 persen pada Januari 2025. Sementara secara tahunan (year on year), inflasi tercatat 1,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,58. “Deflasi pada awal tahun ini terutama dipengaruhi oleh turunnya harga beberapa komoditas, seperti tarif listrik, bawang merah, telur ayam ras, mobil, dan tarif kereta api,” jelas Endang. Namun, beberapa komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, minyak goreng, bensin, dan cabai hijau justru memberikan andil terhadap inflasi bulanan. Secara spasial, inflasi tahunan tertinggi tercatat di Kota Tegal sebesar 1,76 persen, sedangkan terendah terjadi di Purwokerto sebesar 1,02 persen.

 

Nilai Tukar Petani Meningkat

 

Di sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah pada Januari 2025 mencapai 113,64, naik 0,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan kenaikan pendapatan petani terhadap pengeluaran rumah tangga mereka.

 

Kinerja Pariwisata dan Transportasi

 

BPS juga mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Tengah mencapai 134,59 juta perjalanan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 52,70 persen, sementara hotel nonbintang sebesar 25,36 persen. Dari sektor transportasi, jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di Jawa Tengah pada Oktober 2024 sebanyak 141.731 orang, sedangkan penumpang angkutan laut mencapai 25.349 orang. Endang menegaskan bahwa deflasi awal tahun menunjukkan terkendalinya harga-harga kebutuhan masyarakat setelah momen akhir tahun, sekaligus menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat.


Rincian lengkap data Indeks Harga Konsumen, Nilai Tukar Petani, Pariwisata, dan Transportasi Jawa Tengah dapat diakses melalui laman resmi BPS Provinsi Jawa Tengah: https://jateng.bps.go.id/id/pressrelease

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah (BPS-Statistics Jawa Tengah Province)Jl.Pahlawan No. 6 Telp. 024 - 8412802

8412804

8412805 Fax. 024 - 8311195 e-mail : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik