BPS Provinsi Jawa Tengah menggelar Kick Off Survei Penyempurnaan Diagram Timbang Nilai Tukar Petani (SPDT NTP) 2026 secara daring pada Senin (12/10/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, sebagai langkah awal untuk menyamakan pemahaman dan kesiapan seluruh petugas.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petugas mengenai tujuan, latar belakang, serta hasil yang diharapkan dari pelaksanaan SPDT NTP 2026. Kesamaan pemahaman menjadi bagian penting untuk memastikan survei berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan data berkualitas.
Sebanyak 647 petugas siap melaksanakan SPDT NTP 2026 selama periode 12 Oktober hingga 12 November 2026. Para petugas diharapkan menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan ketelitian dalam pengumpulan data.
SPDT NTP merupakan bagian dari upaya penyempurnaan penghitungan Nilai Tukar Petani (NTP), indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan daya tukar petani melalui perbandingan indeks harga yang diterima dan dibayar petani. Data yang dihasilkan diharapkan mendukung penyediaan statistik pertanian yang akurat sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan.
Melalui pelaksanaan SPDT NTP 2026, BPS Provinsi Jawa Tengah mengajak seluruh petugas memperkuat koordinasi dan kolaborasi serta menjaga kualitas data pada setiap tahapan kegiatan demi mendukung pembangunan sektor pertanian di Jawa Tengah.