Semarang, jateng.bps.go.id - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pada Jumat, 31 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) Kuesioner SE2026 bersama Kodam IV/Diponegoro di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.
Kegiatan diawali dengan welcome speech oleh Perwira Pembantu Madya Fasilitas dan Konstruksi Staf Logistik Kodam IV/Diponegoro, Letkol Czi Soelapa, yang menegaskan dukungan Kodam IV/Diponegoro terhadap pelaksanaan SE2026 serta kesiapan untuk bersinergi dengan BPS dalam menyukseskan pendataan.
Dalam keynote speech, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Dr. Ali Said, M.A. menyampaikan bahwa SE2026 merupakan pendataan lengkap seluruh unit usaha di Indonesia yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali dan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. SE2026 menjadi bagian penting dari amanat BPS dalam menyediakan statistik dasar yang berkualitas untuk mendukung perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan berbasis data. Beliau juga menekankan bahwa cakupan SE2026 sangat luas, mencakup berbagai lapangan usaha, mulai dari pertanian, pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi, akomodasi dan makan minum, kesehatan, pendidikan, hingga berbagai sektor jasa, baik usaha berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
Melalui kegiatan Ngibar, BPS memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam pengisian kuesioner agar proses pendataan dapat berlangsung lebih mudah, cepat, tepat, dan menghasilkan data yang berkualitas. Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya merupakan tanggung jawab BPS, tetapi merupakan agenda bersama untuk Indonesia. Karena itu, dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan SE2026.
BPS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi Kodam IV/Diponegoro. Semoga sinergi yang terjalin semakin memperkuat terwujudnya data statistik berkualitas sebagai landasan kemandirian perekonomian bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.